
Muaro Jambi (7/11) Sejumlah Generasi Penerus (Generus) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, mengukir pengalaman membanggakan dengan mengikuti Turnamen Grassroot Tingkat Nasional. Mereka tergabung dalam Sekolah Sepak Bola (SSB) Astera yang berlaga di Stadion Pakansari Arena, Bogor, Jawa Barat, pada 27–31 Oktober 2026.
Turnamen tersebut diikuti sekitar 200 tim sepak bola dari berbagai provinsi di Indonesia. Dalam kompetisi ini, SSB Astera mengirimkan dua tim, masing-masing untuk kelompok usia U-10 dan U-12.
Sejumlah generus LDII Sungai Bahar turut memperkuat kedua tim tersebut. Pada kelompok U-10, mereka adalah Faisal Abas Saifulloh, Ardiyan Majid Khobar, Ozil Bima Firdaus, Neymar Malik Hisballah, Muhammad Arkha Nashuha, Zakiyan Maulana Putra, dan Ismail Abdillah. Sementara itu, pada kelompok U-12, terdapat Azka Royhan Benzema.
Keikutsertaan SSB Astera dalam kompetisi tingkat nasional ini merupakan hasil dari prestasi yang diraih pada turnamen sebelumnya. SSB Astera berhasil meraih posisi juara kedua dalam Turnamen Grassroot tingkat Provinsi Jambi. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan mereka menjadi salah satu wakil Provinsi Jambi di ajang nasional.
Coach SSB Astera, M. Ma’ruf, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh anak didiknya untuk berkompetisi di tingkat nasional. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi perkembangan kemampuan para pemain muda.
“Alhamdulillah, tahun ini anak-anak diberikan kesempatan untuk bertanding di Turnamen Grassroot Tingkat Nasional setelah beberapa waktu lalu berhasil meraih juara kedua pada turnamen tingkat Provinsi Jambi. Tentunya, ini menjadi motivasi bagi mereka sekaligus menambah jam terbang dan pengalaman agar semakin rajin berlatih. Harapannya, pada turnamen-turnamen mendatang mereka bisa melangkah lebih jauh,” ungkap Ma’ruf.

Ia menjelaskan, dalam kompetisi tersebut tim U-10 harus mengakhiri perjuangan pada babak penyisihan grup, sedangkan tim U-12 berhasil melaju hingga babak 32 besar. Meski belum berhasil meraih hasil maksimal, Ma’ruf menilai pencapaian tersebut tetap menjadi pengalaman berharga bagi para pemain untuk mengukur kemampuan sekaligus mengenal atmosfer persaingan sepak bola di tingkat nasional.
Senada dengan itu, Coach Sony selaku asisten pelatih mengatakan bahwa anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti turnamen. Kesempatan bertanding di Stadion Pakansari menjadi pengalaman tersendiri yang memberikan kesan mendalam bagi para pemain.
“Anak-anak sangat antusias mengikuti turnamen tingkat nasional ini. Dahulu mereka hanya bisa melihat Stadion Pakansari Bogor melalui televisi. Alhamdulillah, sekarang diberikan kesempatan untuk merasakan atmosfer dan bermain langsung di stadion ini. Semoga pada turnamen-turnamen tingkat nasional mendatang, seluruh tim bisa melangkah lebih jauh dan tampil lebih maksimal lagi,” ujar Sony.
Keikutsertaan generus LDII Sungai Bahar dalam ajang nasional ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi generasi muda. Selain meningkatkan keterampilan bermain sepak bola, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas.
Pengalaman berlaga di tingkat nasional diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para pemain SSB Astera untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, generus LDII Sungai Bahar diharapkan mampu melahirkan pesepak bola muda yang berprestasi dan membawa nama baik daerah. (Arf)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi