
Kota Jambi (31/10). Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai Turnamen Silaturahmi Mini Soccer yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Jambi di Lapangan Seiko Mini Soccer, Minggu (31/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran jasmani para guru ngaji setelah mengikuti rangkaian Sarasehan Guru Ngaji Kota Jambi.
Sejak pagi, suasana lapangan dipenuhi antusiasme para peserta. Gelak tawa, sorak dukungan, dan semangat para pemain menciptakan suasana akrab di tengah pertandingan. Meski dikemas dalam bentuk turnamen, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan, melainkan lebih mengedepankan nilai sportivitas, kekompakan, dan persaudaraan.
Turnamen ini diselenggarakan sebagai kegiatan penyegaran setelah para peserta mengikuti sarasehan guru ngaji yang berlangsung di Aula Masjid Darussalam, Kenali, Kota Jambi. Melalui kegiatan olahraga bersama, panitia berharap kebersamaan yang telah terbangun selama sarasehan dapat terus terpelihara.
Ketua Panitia Sarasehan Guru Ngaji, Purwanto, mengatakan turnamen mini soccer tersebut merupakan salah satu upaya menjaga kesinambungan silaturahmi antarguru ngaji yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Jambi.
“Ini merupakan ajang silaturahmi setelah mengikuti kegiatan sarasehan. Kami berharap melalui olahraga bersama ini, kekompakan dan kebersamaan tetap terjaga. Semoga silaturahmi seperti ini terus berlanjut dan kita semua senantiasa diberikan kesehatan, sehingga dapat menjalankan ibadah maupun pekerjaan dengan lancar,” ujar Purwanto.

Sementara itu, perwakilan Bidang Olahraga dan Seni, Rama Mathin, S.Pd., Gr., menilai olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan menunjang aktivitas sehari-hari. Menurutnya, kebugaran jasmani perlu menjadi perhatian, termasuk bagi para guru ngaji yang memiliki aktivitas pembinaan dan dakwah di tengah masyarakat.
“Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Karena itu, mari kita membudayakan pola hidup sehat dengan rajin berolahraga. Selain menjaga kebugaran, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan,” ungkap Rama.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pertandingan. Para guru ngaji memanfaatkan kesempatan tersebut untuk saling mengenal, berinteraksi, dan membangun keakraban di luar rutinitas kegiatan pembinaan. Tidak hanya menjadi ajang olahraga, pertemuan ini juga memperkuat ukhuwah Islamiah di antara sesama peserta.
Bagi panitia dan peserta, kemenangan bukanlah tujuan utama. Lebih dari itu, kesempatan untuk berkumpul, menjaga kesehatan, dan mempererat hubungan persaudaraan menjadi nilai penting dari penyelenggaraan turnamen tersebut.
Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kota Jambi menunjukkan bahwa pembinaan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas keilmuan dan kegiatan keagamaan, tetapi juga perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesehatan jasmani serta penguatan hubungan sosial.
Diharapkan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui turnamen mini soccer ini dapat terus terjaga dan menjadi modal positif bagi para guru ngaji dalam menjalankan peran pembinaan umat di lingkungan masing-masing. (Hmz)
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi