
Kota Jambi (28/10). Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Jambi Selatan menggelar pengajian rutin di Musholla Tawakal RT 09, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Selasa (27/10/2026) malam. Kegiatan yang diikuti puluhan peserta tersebut menjadi sarana memperdalam pemahaman agama, memperkuat akhlak, serta meningkatkan kepedulian terhadap pembinaan generasi muda.
Pengajian diawali dengan kajian tafsir Al-Qur’an yang disampaikan Ustaz Nanang. Dalam kesempatan itu, ia membahas Surah An-Nur ayat 32–33 yang antara lain menjelaskan pentingnya memfasilitasi pernikahan bagi mereka yang belum menikah serta menjaga kehormatan diri bagi orang yang belum mampu menikah.
Ayat tersebut juga mengajarkan bahwa umat Islam hendaknya tidak berputus asa terhadap karunia Allah SWT. Di sisi lain, setiap individu dituntut menjaga kesucian diri dan menjauhi perbuatan yang melanggar ketentuan agama. Pesan tersebut relevan sebagai pedoman dalam membangun keluarga yang baik sekaligus membentengi generasi muda dari pergaulan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kajian Al-Hadits oleh Ustaz Sofyan. Materi yang disampaikan membahas sikap seorang mukmin dalam menyikapi pemimpin yang melakukan penyimpangan atau bertindak zalim, dengan merujuk pada riwayat yang dinisbatkan kepada Imam Al-Baihaqi.
Dalam pemaparannya, Ustaz Sofyan menekankan pentingnya menjaga prinsip kebenaran dan tidak membenarkan tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.
“Nabi Muhammad SAW menegaskan dalam hadis ini, siapa pun yang menolong dan membenarkan perbuatan zalim serta penyimpangan pemimpin tersebut, tidak termasuk umatku (Nabi Muhammad), dan aku tidak termasuk golongannya,” tegasnya.
Melalui kajian tersebut, peserta diajak memahami bahwa seorang mukmin harus menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab moral. Sikap menghormati pemimpin perlu berjalan seiring dengan komitmen terhadap kebenaran serta tidak mendukung tindakan yang merugikan orang lain.

Rangkaian pengajian malam itu ditutup dengan tausiyah oleh Ustaz Arman, salah seorang tokoh LDII Jambi Selatan. Ia menyoroti tantangan pembinaan generasi muda, khususnya berkaitan dengan semangat mengikuti pengajian dan mendalami ilmu agama.
Menurutnya, tersedianya kegiatan pembinaan di lingkungan masjid belum sepenuhnya diikuti dengan antusiasme generasi muda untuk hadir dan belajar secara rutin.
“Banyak putra-putri kita yang masih kurang dalam pemahaman agamanya. Bukan karena tidak ada pembinaan dari pengurus masjid masing-masing. Pengajian tingkat generasi muda sudah ada, tetapi anak-anak kita kurang semangat menghadirinya,” ungkap Ustaz Arman.
Ia mengingatkan bahwa pembinaan generasi muda membutuhkan perhatian dan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari pengurus masjid, orang tua, hingga lingkungan masyarakat. Selain menyediakan kegiatan pengajian, diperlukan pendekatan yang tepat agar generasi muda merasa terdorong untuk belajar agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, menanamkan kecintaan terhadap ilmu agama sejak dini merupakan langkah penting untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia, berkarakter, dan memiliki pegangan hidup yang kuat di tengah perkembangan zaman.
Pengajian rutin tersebut kemudian diakhiri dengan doa barokah, termasuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, dilanjutkan dengan ramah tamah antarpeserta.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin ini, PC LDII Kecamatan Jambi Selatan diharapkan terus memperkuat pembinaan keagamaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan semangat menuntut ilmu bagi seluruh warga, terutama generasi muda.
DPW LDII Provinsi Jambi Website Resmi DPW LDII Provinsi Jambi